RSS

Gusrial-Aurizal, Matahari PAN di Bumi Markisa

15 Apr
gusrial abbas

gusrial abbas

AROSUKA-Ranah perpolitikan Kabupaten Solok menjelang 2014 diyakini bakal seru dengan munculnya dua tokoh muda sebagai pemegang kendali Partai Amanat Nasional (PAN) dareah penghasil bareh itu. Gusrial Abbas -Aurizal yang dipercaya sebagai Ketua dan Sekretaris DPD PAN Kabupaten Solok dianggap sebagai tandem politik yang bakal memberi pernik pesta demokrasi di bumi Markisa.
Bahkan bukan sesuatu yang mustahil kelak tokoh-tokoh muda ini akan memberi daya kejut untuk perubahan yang signifikan terhadap pembangunan Kabupaten Solok ke depan. Karena itu tidak berlebihan kalau disebutkan pula Gusrial dan Aurizal ibarat matahari PAN di Bumi Markisa.
Gusrial Abbas, dipilih men jadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Solok periode 2010-2015 dalam Musyawarah Daerah III (Musda III) PAN Kabupaten Solok, Sabtu (12/3) di Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuk Selasih, setelah melewati rintangan dengan mengalahkan ketua incumbent Edi Sumanto dengan meraup dukungan 77 suara dari 108 suara yang diperebutkan. Pesaingnya Edi Sumanto hanya memperoleh 31 suara.
Selain menentukan pilihan Ketua, Musda III PAN Kabupaten Solok juga menetapkan Aurizal sebagai sekretaris PAN Kabupaten Solok mendampingi Gusrial Abbas. Aurizal terpilih sebagai Sekretaris DPD PAN Kabupaten Solok dalam rapat formatur yang dilakukan sembilan orang anggota formatur Musda III PAN Kabupaten Solok.
Banyak kalangan kemudian berpendapat, perpaduan dua tokoh muda dari latar belakang pendidikan yang berbeda, tetapi sangat masak dalam berorganisasi, seolah memberi surprise terhadap kader-kader PAN Kabupaten Solok. Terutama bagi warga yang bumi penghasil markisa itu, Gusrial-Aurizal memiliki nilai komoditi yang sangat tinggi dalam bursa politik daerah itu.
“Kita bersama pengurus bakal berjuang mengembangkan PAN agar lebih baik dimasa datang, “ kata Gusrial ketika ditemui Singgalang di Arosuka, Selasa (15/3).
Upaya yang segera dilakukan setelah penentuan formasi pengurs adalah konsolidasi. Hal itu penting untuk membangun komitmen bersama kader PAN di seluruh pelosok Kabupaten Solok. Kepercayaan masyarakat, akan dijawab dengan memaksimalkan kemampuan manajerialnya membangun citra partai agar lebih dipercaya sebagai jembatan aspirasi bagi warga setempat.
“Kita tidak muluk-muluk dengan target perolehan kursi dua digit atau minimal 10 kursi pada pemilu 2014 nanti. Karena itu, sejak sekarang kita segera berbenah,” tandas pria subur lahir di Simpang Tanjung Nan IV, Danau Kembar.
Meminta kader PAN bersikap jujur, ikhlas dan bekerja keras dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Pa salnya sebagai Partai Politik (Parpol), PAN bersama parpol lainnya memiliki tujuan yang sama untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia.
Gusrial yang dikenal di lingkungan partai berlambang Matahari Terbit itu memiliki semangat kebersamaan dan pekerja keras, diharapkan mampu membangkitkan kebanggaan kader. Rasa optimisme itu tentulah bukan kejadian sesaat,tetapi telah dibangun dengan kejujuran oleh Mantan Sekretaris Umum HMI Cabang Padang itu sejak lama.
Bahkan keyakinan itu tum buh dalam sanubari Ketua DPW PAN Sumbar Asli Chaidir, sehingga harapan-harapannya kelak tidak tergantung dalam bahasa politik belaka..
Beban berat tentulah menjadi sebuah tantangan bagi mantan Sekretaris DPD PAN Kabupaten Solok tahun 2000- 2005 itu. Namun hasilnya akan menjadi indah manakala komitmen serupa juga disampaikan oleh Sekretaris PAN Kabupaten Solok terpilih, Aurizal. Putra Nagari Salayo, Kecamatan Kubung yang juga masak dalam berorganisasi itu memiliki intelektualitas yang setara dengan Gusrial Abbas.
Dari segi usia, Aurizal memang relatf muda, baru akan mencapai 37 tahun, 29 Agustus 2011 nanti. lalu. Tetapi pengalamannya di banyak lembaga dan organisasi, diantaranya Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Solok tahun 2000-2001,Ketua KNPI Kabupaten Solok tahun 2006-2009 serta Ketua BM PAN Kabupaten Solok, 2007-2012, menjadikan sarjana pendidikan bahasa Inggris itu sangat mudah melakukan interaksi dengan banyak kalangan.
Jiwa entrepreneur yang tinggi dan komitmennya pada pengembangan daerah juga menjadi modal tersendiri bagi Aurizal untuk berkiprah lebih tajam di ranah politik Kabupaten Solok. Lebih lebih dari kesehariannya menggeluti dunia jurnalistik,telah mengasah intuisinya agar lebih peka dalam menyikapi berbagai persoalan kemasyarakatan dan tentu hal itu menjadi sandaran besar bagi banyakkalangan, terutama masyarakat sebagai partisan.
Dengan dibesarkan oleh pengalaman di lingkungan masyarakat dan organisasi, Gusrial dan Aurizal menjadi sosok yang mumpuni. Gusrial Abbas misalnya, Ia tokoh muda enerjik yang berdedikasi tinggi terhadap tugasnya.
Politisi yang agamis tapi berjiwa sosial. Gusrial merupakan perpaduan mental keagamaan yang kental, tapi bervisi masa depan.
Ini berkah dari sejumlah jabatan yang pernah dipegangnya. Kepiawaiannya mengelola posisi-posisi penting mencitrakan Gusrial sebagai tokoh berjiwa petarung.
Tapi jangan kira ia tipe pemimpin otoriter. Kendati berjiwa petarung, Gusrial Abbas tetap mengedepankan model kepemimpinan yang sejuk dan berwibawa.
Kelak, dengan pola kepemimpinan putra Simpang Nan IV itu juga diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan partai dan rakyat tentu saja.
Hal itu bakal ditempuhnya melalui formulasi sistim rekrutmen kader yang akan dilakukannya dengan tanpa mengedepankan finansial, kecuali soal komitmen dengan partai itu sendiri.
(rusmel/yasrizal)

Sumber : Harian Singgalang

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 15, 2011 in berita

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: